- Home
- Our Work
- Transformasi Sistem Pangan Berkelanjutan
- Sumatera Utara –Langkat
Menumbuhkan Pertanian Tangguh dari Sumatera Utara
KWT Lestari Alam dan Kelompok Petani Peduli Lingkungan (PPL) di Secanggang, Langkat, AOI mengembangkan pertanian yang adaptif terhadap iklim, mandiri, dan berkelanjutan.
MENGAPA INI PENTING?
Tantangan Perubahan Iklim
Pertanian menjadi tumpuan penghidupan masyarakat Langkat, Sumatera Utara. Namun, perubahan musim, kekeringan, banjir, hama, penyakit, dan keterbatasan irigasi menjadi tantangan bagi petani.
Menuju Kemandirian
Ketergantungan pada input kimia dan terbatasnya akses pasar meningkatkan kerentanan petani. Penguatan pengetahuan dan akses menjadi kunci menuju pertanian yang lebih berkelanjutan dan tangguh.
Kekuatan Pengetahuan Lokal
Pengetahuan lokal, organisasi petani, perempuan, dan orang muda menjadi modal penting untuk membangun pertanian yang lebih berkelanjutan, adaptif, dan berakar pada kondisi setempat.​
MENGAPA INI PENTING?
Dari Lahan dan Pasar hingga Generasi Petani Berikutnya
Menguatkan pertanian tangguh iklim, akses pasar, regenerasi petani, serta pengetahuan dan jejaring untuk membangun sistem pangan berkelanjutan.
Pertanian Tangguh terhadap Iklim
Melalui pelatihan, Sekolah Lapang Iklim, dan demplot, petani mempelajari kesehatan tanah, benih lokal, pengendalian hama alami, dan praktik pertanian adaptif iklim.
Akses Pasar & Penjaminan Organik
Memperkuat pemasaran, kemitraan, dan sistem penjaminan organik partisipatif (PGS) untuk membangun kepercayaan dan memperluas akses pasar petani.
Regenerasi Petani
Membekali orang muda dengan pengetahuan pertanian organik, adaptasi iklim, kewirausahaan, pemasaran, dan kepemimpinan melalui pelatihan dan inkubasi usaha.
Pengetahuan & Jejaring
Berbagi pembelajaran lapangan dan memperkuat jejaring petani, masyarakat sipil, akademisi, pemerintah, serta pelaku PGS.





















PEMBELAJARAN DARI LAPANGAN
Satu Demplot, Banyak Pembelajaran
Demplot bukan sekadar tempat untuk menguji praktik pertanian. Demplot menjadi ruang belajar bersama bagi petani untuk mengamati, mencoba, berdiskusi, dan menemukan praktik yang paling sesuai dengan kondisi lokal—mulai dari tanah dan benih hingga adaptasi terhadap iklim.




DAMPAK
Petani sebagai Penggerak Perubahan
Perubahan Tumbuh dari Desa
Dari Langkat, Sumatera Utara, pengalaman ini terus tumbuh, terhubung, dan menjadi pembelajaran yang dapat dibagikan kepada lebih banyak petani.