“Halo Organik” Pertemukan Konsumen dan Produsen Pertanian Organik

Event “Halo Organik” telah di selenggarakan sejak hari kemarin (21/09) di Tribeca Park, Mall Central Park. Hari ini adalah hari terakhir event “Halo Organik” ini digelar.

Foto : Dok. AOI – Sharing Antara Para Praktisi dan Produsen Pertanian Organik di Event Halo Organik, Tribeca Park, Mall Central Park.

Selain dihadiri oleh para pecinta produk organik/ trend gaya hidup organik, para pengunjung mall central park juga banyak yang tertarik untuk mengikuti susunan acara dan mengelilingi untuk melihat booth-booth produsen organik. Ada banyak produk organik yang ditampilkan oleh produsen organik di dalam acara halo organik ini, dimulai dari produk beras organik, sayuran organik, produk lauknya seperti telur dan daging organik sampai ke produk olahan organik seperti kopi, teh dan susu organik.

Foto : Dok. AOI – LSM, Pendamping, Petani, Pemerintahan dan Swasta yang saling bergandengan dalam mewujudkan pangan yang sehat . Event Halo Organik, Tribeca Park, Mall Central Park

Pada acara halo organik ini juga disediakan wahana hiburan anak dan sesi game keluarga, yang di gelar pada hari pembukaan (21/09). Selain itu pada acara halo organik ini pengunjung dapat melihat secara langsung adanya sinergi yang saling bergandengan antara LSM, Pendamping, Petani, Pemerintahan dan Swasta dalam menjangkau keperdulian pangan yang sehat untuk disediakan kepada konsumen. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam agenda pencapaian United’s Nation Sustainable Goals (SDG’s) nomor 3 mengenai “kesehatan dan kesejahteraan manusia”, nomor 12 mengenai “konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab”, dan nomor 17 mengenai “kemitraan publik dan swasta”

Foto : Dok. AOI – suasana acara halo organik, Trieca Park, Mall Central Park
Foto : Dok. AOI – suasana acara halo organik , Tribeca Park, Mall Central Park

“Hallo Organik” WADAH INSPIRATIF KOMUNITAS PENCINTA PRODUK DAN GAYA HIDUP ORGANIK

Jakarta, 21 September 2019 – Dalam rangka mendukung konsumsi dan gaya hidup organik yang terus tumbuh di Indonesia, PT Arla Indofood, perusahaan patungan antara Indofood dan Arla Foods Amba – penghasil susu organik terbesar di dunia asal Denmark, Badan Ketahanan Pangan/Otoritas Kompeten Pangan Organik (OKPO) Kementerian Pertanian dan Aliansi Organis Indonesia hari ini bersama-sama meresmikan Halo Organik, sebuah wadah inspiratif yang mempertemukan komunitas pencinta produk dan gaya hidup organik, baik produsen maupun konsumen produk organik, di Jakarta.   

Diresmikan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Halo Organik dihadiri oleh lebih dari 1000 keluarga konsumen dan pengadopsi gaya hidup organik yang mencari solusi untuk pilihan makanan yang lebih sehat, aman serta ramah lingkungan.

Ciptadi Sukono, Managing Director PT Arla Indofood, mengungkapkan, “Tumbuhnya permintaan untuk pilihan makanan yang lebih sehat menjadikan konsumen mulai memilih produk yang alami dan organik. Menyambut baik tren positif ini, melalui Halo Organik, PT Arla Indofood, sebagai produsen susu organik terbesar di dunia, bersama para mitra strategisnya bersama-sama turut mengedukasi dan meningkatkan kesadaran konsumen untuk memilih produk organik dan menjalankan gaya hidup organik, serta menjadikan produk organik lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.”

Merujuk pada data yang mencatat bahwa setidaknya 9 dari 10 masyarakat Indonesia sudah pernah mengonsumsi pangan organik  dan 5 dari 10 masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial, berniat untuk membeli produk organik,  Dr. Ir. Riwantoro, M.M., Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian RI dan Stevanus Wangsit, Direktur Aliansi Organis Indonesia (AOI) mendukung penuh misi yang disampaikan Ciptadi dan menekankan bahwa upaya sosialisasi dan edukasi tentang manfaat produk organik, baik terkait manfaat kesehatan dan lingkungan serta label organik kepada konsumen perlu terus dilakukan. Dengan adanya Halo Organik, hal-hal seperti ini dapat tersampaikan kepada konsumen, sehingga mereka mendapat kepastian kualitas produk organik.

Sebagai rangkaian kegiatan Halo Organik dan bagian dari misi PT Arla Indofood untuk memberikan solusi susu organik berkualitas tinggi dan tersertifikasi, PT Arla Indofood memperkenalkan PUREGROW Organic susu pertumbuhan organik pertama di Indonesia yang menghadirkan kebaikan susu sapi organik dari peternakan susu sapi organik nomor satu di dunia, dengan kebaikan nutrisi lengkap untuk tumbuh kembang anak.

Penyelenggaraan Halo Organik dari tanggal 21 hingga 22 September 2019 di Central Park, Jakarta menghadirkan 22 pelaku organik mulai dari produk olahan seperti susu usia pertumbuhan, beras, sayur, buah, gula kopi, teh, madu, daging ayam dan telur. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam agenda pencapaian prioritas nasional yang sejalan dengan pencapaian United Nation’s Sustainable Development Goals nomor 3 mengenai kesehatan dan kesejahteraan manusia, nomor 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab, dan nomor 17 mengenai kemitraan publik dan swasta. 

Hasil Rekomendasi dari Kualisi Benih dan Pangan

Selasa (3/9) AOI bersama dengan Kualisi benih menghadiri pertemuan di gedung KPK. Rekomendasi yang diusulkan hari ini (3/9) dipresentasikan bersama Litbang Pangan KPK kepada beberapa pimpinan KPK untuk mendapatkan dukungan sebelum kemudian disampaikan kepada pemerintah/ presiden. Pimpinan KPK(Laode Muhammad Syarif dan Ibu Basaria Panjaitan) menyambut baik kerjasama dan pelibatan KPK dalam upaya memperkuat pangan nasional dengan concern pada isu korupsi pada tatakelola pertanian dan pangan. Akan menyusul rilis bersama KPK untuk megnawal isu ini kedepan, serta menyikapi dengan cepat rencana pengesahan RUU sistem budidaya pertanian berkelanjutan. Adapun untuk rekomendasi yang dihasilkan oleh kualisi benih dan pangan diantaranya sebagai berikut :


Memastikan REGULASI di segenap lintas kementerian dan lembaga utk mendukung:

a. Dikembalikannya praktik produksi pangan bersumber pada keanekaragaman hayati Indonesia yang dikelola secara selaras alam.

b. Membangun perencanaan dan mewujudkan kedaulatan pangan dengan paradigma keselarasan alam, efisien sehingga menghasilkan pangan beragam, bergizi, berimbang, berkualitas dan aman yang dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

c. Meminimalisir penggunaan bahan kimia pabrik yang tidak alami, termasuk penggunaan benih rekayasa genetika yang sangat diragukan keamanannya bagi lahan dan kesehatan.

d. Memaksimalkan kerjasama dan sinergitas antara lembaga pendidikan formal dengan sumber-sumber pengetahuan dan kebijaksanaan lokal, agar Indonesia dapat unggul menguasai pengetahuan kekayaan keragaman pangan berkualitas.

e. Memastikan terbentuknya perusahaan pangan hulu ke hilir yang kepemilikannya terutama di tangan produsennya (petani, nelayan, dll). Bukan dikuasai segelintir kartel pemilik modal besar, apalagi multinasional.

Panen Perdana “Demplot Pembelajaran Pertanian Organik”

Pada tanggal 26 Agustus saat sesi selainya pelatihan pertanian organik bagian II , AOI bersama ibu-ibu dari PKK dan KWT Pulosari melakukan panen perdananya (sayuran pakcoy). Adapun yang dipanen itu sebanyak 2 bedengan. Pada saat panen ibu-ibu kwt menentukan harga yaitu Rp.6000,- /Kg nya, yang kemudian di jual per ikatan (Rp.2000,-) Semua ibu-ibu yang hadir membeli pakcoy hasil panennya sendiri untuk merasakan hasil dari budidayanya

Dilanjut pada tanggal 1 September nya, ibu-ibu KWT dan PKK memanen bayam dan kangkung, sebanyak lebih dari ½ total bedengan yang ada, yang selanjutnya dijual langsung ke pasar dengan harga Rp.1500,- (/ikat).

Banyak ibu-ibu PKK dan KWT yang membeli karena ingin mencoba hasil panen dari sayuran yang dibudiayakan dengan cara organik.