Kesejahteraan Hewan Ternak dalam Sistem Pertanian Organik

Memperkuat Kesejahteraan Hewan dalam Pertanian Organik

Pelatihan ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan praktik peserta mengenai kesejahteraan hewan dalam sistem pertanian organik. Kegiatan menghubungkan pengelolaan ternak dan tanaman, termasuk pemanfaatan limbah ternak sebagai input pertanian dan hasil samping pertanian sebagai pakan ternak. Setelah pelatihan, peserta mulai membagikan pengetahuan kepada kelompok tani dan menyesuaikan praktik pengelolaan ternak berdasarkan prinsip lima kebebasan hewan (Five Freedoms). Prinsip tersebut juga menjadi bagian dari usulan revisi standar pertanian organik Indonesia melalui AOI. Salah satu capaian penting datang dari KPSP Setia Kawan yang mengembangkan Unit Penjaminan Mutu Organik Berbasis Komunitas / Participatory Guarantee System (PGS) dengan standar internal yang telah mengintegrasikan prinsip kesejahteraan hewan. Inisiatif ini berpotensi menjadi model untuk penerapan prinsip kesejahteraan hewan secara lebih luas dalam pertanian organik.

Visi Organik — Rekomendasi Kebijakan untuk Pertanian Organik di Jawa

Download

Lengkapi data Anda untuk mendownload dokumen. Informasi yang Anda berikan membantu kami memahami kebutuhan dan latar belakang pembaca dokumen ini.

Naskah Akademik Rancangan Perubahan Permentan 64 Tahun 2013

Download Naskah Akademik Rancangan Perubahan Permentan 64 Tahun 2013

Lengkapi data Anda untuk mendownload dokumen ini. Informasi yang Anda berikan membantu kami memahami kebutuhan dan latar belakang pembaca dokumen ini.

Modul PembelajaranSekolah Lapangan Iklim Pertanian Organik

Download Modul Pembelajaran Sekolah Lapangan Iklim Pertanian Organik

Lengkapi data Anda untuk mendownload dokumen. Informasi yang Anda berikan membantu kami memahami kebutuhan dan latar belakang pembaca dokumen ini.

Pengembangan Hutan Desa melalui Pemanfaatan HHBK dan Jasa Ekosistem Berkelanjutan untuk Mendukung Pembangunan Ekonomi Rendah Emisi di Kabupaten Kapuas Hulu

Memperkuat Hutan Desa untuk Ekonomi Rendah Emisi

Proyek ini mendukung pengembangan dan pengelolaan hutan desa secara berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu melalui pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan jasa ekosistem. Dengan memperkuat kapasitas masyarakat dan mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, inisiatif ini bertujuan meningkatkan penghidupan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ekosistem hutan dan membuka peluang bagi pengembangan ekonomi lokal yang rendah emisi.

IndORGANIC: Transformasi Sosial Pertanian Menuju Bioekonomi – Menuju Indonesia Organik?

Menggali Peran Pertanian Organik dalam Membentuk Masa Depan Sistem Pangan Indonesia

IndORGANIC mengkaji kondisi dan potensi pertanian organik di Indonesia melalui perspektif ketahanan pangan, kedaulatan pangan, dan transformasi menuju bioekonomi. AOI berkontribusi dalam eksperimen lapangan, penyusunan dan koordinasi pelatihan, pemilihan lokasi penelitian, pelibatan pemangku kepentingan, diseminasi hasil penelitian, serta memberikan masukan terhadap kuesioner baseline dan endline serta policy brief. Proyek ini menghasilkan delapan policy brief yang membahas pertanian organik, agroindustri, pengetahuan lokal, kelembagaan, sistem benih, pelatihan, berbagi informasi, serta kesediaan konsumen membayar beras organik.


Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat melalui Pengelolaan Kawasan Hutan dan Pertanian Organik di Desa Pulosari, Kalapanunggal, Sukabumi

Memulihkan Lanskap sekaligus Memperkuat Penghidupan Masyarakat

Proyek ini mengintegrasikan rehabilitasi kawasan hutan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pertanian organik. AOI bekerja bersama pemangku kepentingan lokal dan kelompok tani melalui pelatihan pertanian organik dan pembuatan pupuk, pengembangan pertanian terpadu, pembangunan persemaian, pertemuan rutin kelompok tani, monitoring dan evaluasi, serta dukungan pemasaran produk organik. Program ini berkontribusi pada peningkatan keterlibatan petani, replikasi penanaman pohon, terbentuknya kelompok tani organik, serta meningkatnya permintaan terhadap produk organik di tingkat lokal.

Kesejahteraan Hewan Ternak dalam Sistem Pertanian Organik

Memperkuat Kesejahteraan Hewan dalam Pertanian Organik

Pelatihan ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan praktik peserta mengenai kesejahteraan hewan dalam sistem pertanian organik. Kegiatan menghubungkan pengelolaan ternak dan tanaman, termasuk pemanfaatan limbah ternak sebagai input pertanian dan hasil samping pertanian sebagai pakan ternak. Setelah pelatihan, peserta mulai membagikan pengetahuan kepada kelompok tani dan menyesuaikan praktik pengelolaan ternak berdasarkan prinsip lima kebebasan hewan (Five Freedoms). Prinsip tersebut juga menjadi bagian dari usulan revisi standar pertanian organik Indonesia melalui AOI. Salah satu capaian penting datang dari KPSP Setia Kawan yang mengembangkan Unit Penjaminan Mutu Organik Berbasis Komunitas / Participatory Guarantee System (PGS) dengan standar internal yang telah mengintegrasikan prinsip kesejahteraan hewan. Inisiatif ini berpotensi menjadi model untuk penerapan prinsip kesejahteraan hewan secara lebih luas dalam pertanian organik.

Layanan Konsultasi: Monitoring dan Evaluasi Proyek Lada Organik di Lampung

Mengubah Data Proyek Menjadi Pembelajaran dan Dampak yang Lebih Baik

AOI memberikan dukungan monitoring dan evaluasi untuk proyek lada organik di Lampung. Kegiatan mencakup perancangan dan penerapan sistem M&E, pengembangan kapasitas, kunjungan lapangan, pengumpulan data, pelaporan, dokumentasi, serta pengelolaan pengetahuan. Kajian baseline mencakup penerapan standar organik, GAP, penanganan pascapanen, ICS, pemasaran dan ketertelusuran, serta pengorganisasian komunitas kelompok tani.

Membangun Kepemimpinan Petani untuk Masa Depan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan di Indonesia

Mempersiapkan Petani untuk Masa Depan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Program CORSIA Sustainability Train-the-Trainers (ToT) bertujuan memperkuat kapasitas pemimpin petani dalam memahami keberlanjutan sektor penerbangan dan Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA). Pelatihan memperkenalkan prinsip-prinsip keberlanjutan CORSIA serta keterkaitannya dengan standar RSB dan standar serta regulasi pertanian organik di Indonesia. Melalui pendekatan Training of Trainers, peserta dipersiapkan untuk berbagi pengetahuan dengan komunitas petani yang lebih luas serta meningkatkan pemahaman mengenai praktik pertanian berkelanjutan dan peluang yang berkaitan dengan Sustainable Aviation Fuel (SAF).